Pergi Aja Lu ke Arab Sono !

Posted: 18 April 2012 in !Clotehan, Informasi Umum

(Shoutussalam.com)

“Udah, negara ini negara pancasila,kalo mau aturan Islam pergi aja lu ke Arab sono !”

Begitulah kira-kira kalimat yang sering terlontar di mulut orang-orang yang anti dengan penegakan syariat Islam. Meskipun ada juga yang mengucapkan kalimat semacam itu juga memiliki KTP dengan embel-embel Islam.

Kalimat semacam di atas kebanyakan dilontarkan dalam forum-forum yang identitasnya tidak terang, terutama di forum-forum jaringan sosial di internet. Biasanya dalam kehidupan nyata dan koneksi darat, kalimat yang dikeluarkan tidak sekasar itu. Paling tidak, kata-kata Arab dibuang.

Mereka yang biasanya mendapatkan tanggapan semacam itu adalah jamaah-jamaah yang mencoba mengaplikasikan sunnah Rasulullah, baik dengan lisan maupun perbuatan. Mereka yang setia dengan ideologi salafi, jihad ataupun khilafah, sering mendapat cibiran seperti di atas. Begitu pula dengan simbol-simbol fesyen Islam seperti gamis, jenggot, celana ngatung, cadar atau topi taliban.

Antara Kebodohan dan Rasisme

Entah mengapa porses Islamisasi, penegakan syariat dan yang sejenis, selalu mendpatkan tanggapan sangat buruk dari kalangan Islamofobia seperti Jaringan Islam Liberal, penganut Demokrasi dan Nasionalisme Fanatik. Hingga akhirnya muncullah statemen-statemen bodoh dan juga mengarah pada bentuk-bentuk rasisme.

Mengaitkan proses penegakan syariat Islam, dengan berbagai caranya dengan sindiran Arab adalah jelas salah kaprah. Setidaknya dapat penulis sarikan poin-poin kesalahan menjadi seperti ini :

  • Arab pada zaman ini merupakan kumpulan budaya yang majemuk yang meliputi beberapa negara (yang zaman dahulu bukan Arab) membentang dari Afrika Utara, Levant, Hijaz, Mesopotamia, Yaman, Nejd dan Bahrain. Seringkali definisi ini dipersempit menjadi Hijaz, Nejd, Yaman dan Bahrain saja. Tapi orang-orang bodoh dari kalangan abangan seringkali memasukkan secara ngawur dan membabi buta negara-negara bukan Arab seperti Iran dan Afghanistan, sangking bodoh dan piciknya mereka.

ini bukan gaya arab

  • Arab tidak selalu identik dengan Islam. Banyak sekali kebudayaan Arab yang bertentangan dengan Islam. Pada abad 20 hingga hari ini banyak sekali wanita Arab yang berkeliaran di jalan dengna busana layaknya wanita barat. Banyak pula pria Arab yang bersetelan jas dan jenggot yang tercukur rapi. Negara-negara Arab pun banyak yang sudah tidak menganut sistem “Islam” dalam pemerintahan mereka. Jadi bodoh dan picik sekali jika mengatakan : “Pergi aja lu ke Arab !”

taliban arab ? balik ke sd aja sono

  • Oke, memang gamis dan fesyen Islam terinspirasi dari Arab. Akan tetapi ternyata jika mau membandingkan secara seksama, fesyen-fesyen tersebut berbeda dan memiliki ciri khas sendiri-sendiri. Gamis “Military Look” Afghanistan punya gayanya sendiri. Baju koko juga khas nusantara. Sedangkan kawasan Arab Saudi dan sekitarnya punya kafayeh.
  • Yang paling bodoh dan sembrono adalah mengejek orang-orang dengan gamis dan surban sebagai orang yang terkena pengaruh Arab. Bahkan dalam sebuah talk show kampus, seorang pengarang lagu, sutradara, sekaligus politikus (yang terkenal dengan proyek Badai Pasti Berlalu bersama Chrisye dan Jockie SP) mengejek orang yang bersurban (seperti Jamaah Tabligh) dengan mengatakan surban di kepalanya seperti piring. Padahal kalau mau jeli, pakaian tersebut adalah pakaian terhormat pahlawan Islam nusantara, seperti Tuanku Imam Bonjol dan Pangeran Diponegoro.

asli nusantara, pahlawan lagi !

Mengelak Secara Sepihak Dari Efek Globalisasi

Tidak dipungkiri, terjangan Globalisasi dan Arus Informasi membawa pengaruh yang signifikan terhadap gaya hidup dan ideologi manusia di zaman ini. Semua orang pada abad ke 20 memakai gaya pakaian yang sama. Hingga akhirnya wacana kebangkitan Islam juga turut mengalir dalam derasnya arus informasi. Hal ini juga membuat mereka yang menganut Islam secara sepenuh hati menjadi berpenampilan kompak.

Jika ada manusia yang mengejek gaya hidup berpakaian umat Islam yang katanya kearab-araban, mengapa mereka tidak pernah protes dengan gaya hidup masyarakat yang makin kebarat-baratan ? Rambut K-Pop, celana pensil, hot pants ? Sungguh jika mereka mau fair, maka seharusnya gaya nusantara itu bukan memakai polo shirt, celana jins, atau tank top. Seharusnya gaya nusantara yang pancasilais itu kebaya, beskap, atau koteka.

 

iran, afghanistan, bukan termasuk arab raya,

 

Islam Itu Asing dan Umat Akan Masuk ke Liang Biawak

Memang tidak dapat dipungkiri, bahwa sangat banyak manusia di dunia ini tidak bersyukur. Bahkan mereka yang mengaku umat Islam, sering mencibir saudara-saudara mereka sendiri yang mencoba mengikuti ajaran agama secara konsekuen.

Mereka yang mencibir nilai-nilai Islami, mengaku pancasilais dan nusantarais, tapi mengikuti budaya barat merupakan kalangan yang diramalkan jauh-jauh hari oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam sebagai berikut :

“Kamu akan mengikuti perilaku orang-orang sebelum kamu sejengkal demi sejengkal dan sehasta demi sehasta, sehingga kalau mereka masuk ke lubang biawak pun kamu ikut memasukinya.” Para sahabat lantas bertanya, “Apakah yang anda maksud orang-orang Yahudi dan Nasrani, ya Rasulullah?” Beliau menjawab, “Siapa lagi (kalau bukan mereka)?” (HR Bukhary)

 

Dalam sebuah hadis diriwayatkan oleh Ahmad, rasulullah saw bersabda :

“ Islam itu bermula dalam keadaan asing dan akan kembali menjadi asing, seperti permulaannya,maka berbahagialah orang yang asing “. Sahabat bertanya : ya rasulullah : Siapakah orang asing itu ? Rasulullah menjawab : Itulah orang yang berbuat baik di waktu manuisa berbuat kerusakan “

Maka dari itu, wahai manusia yang memiliki KTP beragama Islam, ikutilah wejangan Rasulullah dan para ulama, bukan mengikuti cibiran-cibiran Soekarno, Gus Dur, Ulil, atau Eros Djarot.[sksd]

http://shoutussalam.com/read/in-depth/12762/pergi-aja-lu-ke-arab-sono/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s